Mencari Uang Sambil Belajar (Part 2)

Masih penasaran gimana caranya bisa cari uang sambil belajar? Yuk…terusin baca tulisannya sampai tamat ya. Hehehe…

Belajar Menulis Artikel untuk Web Content

Pada awalnya karena kedekatan dengan seorang sahabat yang memiliki agensi naskah. Selepas resign dari bekerja sebagai call center (pekerjaan terlama tanpa pernah naik jabatan) saya diberi kesempatan untuk mengikuti On The Job Training dengan langsung menulis artikel untuk web content salah satu website milik pelopor internet marketing di Indonesia. Beliau tinggal di Bandung Selatan juga, sama-sama perempuan juga…Tapi Beliau jauh lebih Hebat dari saya. Ilmu saya belum ada setai kukunya beliau kali…(Sambil menunduk malu).

Kalu diberi kesempatan saya pengen banget jadi karyawannya. Soalnya katanya, karyawan-karyawannya sering dikasih liburan gratis ke luar negeri, umroh atau bahkan naik haji. Wiiiwww…Ngiler. Tapi kesempatan itu belum juga datang. Saya hanya menjadi pengagumnya dari jauh dan terus berharap agar suatu saat kesempatan itu benar-benar datang. (Enggak tahu kapan…).  Tapi biarlah harapan itu tetap ada…Mungkin…seseorang yang membaca tulisan ini akan mengaminkannya untuk saya…Amin 🙂 (Terima kasih…GR)

Belajar Bernegosiasi

Selain dulu waktu kuliah juga belajar negosiasi (lupa mata kuliah apa ya?). Pekerjaan-pekerjaan yang pernah saya jalani juga sedikit banyak membuat saya terus belajar untuk bisa mendapatkan apa yang menjadi tujuan saya dari negosiasi yang saya lakukan. Mulai dari berhasil bertemu narasumber, memperoleh kesempatan wawancara, mendapat ACC penerbit untuk jual buku dengan sistem konsinyasi,  bisa menenangkan pelanggan yang marah-marah karena pulsanya belum direfund atau yang pulsanya kepotong karena SMS Push. Bahkan baru-baru ini saya dapat project menulis artikel content langsung dari empunya website, dapet kepercayaan nulis buku saya sendiri (bukan buku pesanan penerbit) dari penerbit langsung, dan semoga menyusul yang lainnya lagi. Amin…

Belajar Menulis dari Tawaran Pertama Menulis Buku

Awalnya shock dengan tawaran pertama saya. Ini juga masih dari sahabat saya pemilik agency naskah yang cukup solid hingga saat ini. Project buku pertama saya mungkin seperti katalog. (Sampai sekarang bukunya belum terbit karena penerbit yang order bangkrut-katanya). Untungnya karena sistem jual putus, saya sudah dapat honor dari dulu, beberapa bulan setelah naskah selesai dibuat.

Agak merasa bersalah sih sebetulnya terutama kepada semua pihak yang telah saya janjikan untuk saya promosikan gratis melalui buku ini. Bahkan ada salah seorang ahli pengobatan yang hingga beliau meninggal belum sempat melihat tulisan yang saya tulis tentang profil pengobatan alternatifnya di buku tersebut. Ini sudah 3 tahunan yang lalu. Saya juga mungkin akan angkat tangan kalau harus up date semua profil pengobatan-pengobatan alternatif itu jika harus terbit sekarang. Langsung kibar bendera putih dan ngajak ngopi bareng sahabat saya yang kasih order buku ini 😀

Buku ke-3 'Totok Saraf' malah udah terbit :)

                                         Buku ke-3 ‘Totok Saraf’ malah udah terbit 🙂

Masih belum selesai loh ceritanya. Makin seru nih akhir ceritanya tentang caranya mencari uang sambil belajar. Ini nih lanjutannya -> (PART 3)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s