Transgender-nya Mantan Artis Cilik Reynaldi

Beberapa hari ini kita dikejutkan dengan terungkapnya kasus-kasus transgender di Indonesia yang diawali karena terungkapnya istri yang ternyata laki-laki atau suami yang ternyata perempuan, anak perempuan yang kini berkelamin laki-laki, anak perempuan yang kini remaja dan ingin mengubah identitas kependudukannya menjadi laki-laki, dan yang terbaru yang paling mengejutkan dan menghebohkan tentu saja pengakuan seorang artis cilik Reynaldi yang kini menjadi Dena Rachman.

Mantan artis cilik ini mengaku kalau ia transgender. Reynaldi yang sempat membawakan acara KruCil di SCTV itu kini memilih menjadi wanita. Merasa menempati raga yang salah semakin disadarinya ketika ia bertambah dewasa. Akhirnya ia pun  memutuskan untuk menjadi wanita. Wanita yang cantik hampir 90 % menyerupai wanita tulen. Saya aja lewat
kayaknya..xixixi..Untungnya punya saya asli semua dan saya bersyukur jadi wanita. Alhamdulillah ya… 🙂

Ada apa gerangan ini?? Sebetulnya di luar negeri sudah lama transgender menyeruak. Sempat beberapa kali tayang di Oprah Winfrey pengakuan-pengakuan mereka. Kini semakin terbuka di Indonesia. Pengakuan terhadap hal-hal yang sebelumnya dianggap tabu saat ini menjadi layak untuk diperbincangkan (jadi ingat tag sebuah acara infotaintment yang katanya investigasi itu. 🙂

Ya…sekarang semua orang rupanya berlomba-lomba mengumumkan aib di media. Tapi apakah transgender ini aib?? Ataukah sebuah takdir?? Bukankan Tuhan sudah menciptakan  manusia ini sebagai makhluk yang paling sempurna? Ia ciptakan semua berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan. Tidak ada ‘diantaranya’ kan?? Kalaupun ada perempuan yang tomboy, atau laki-laki yang kemayu itu kan hanya masalah kebiasaan saja. Bisa karena faktor lingkungan, sosial, profesi, bahkan didikan orang tua yang salah, atau bisa saja karena kebutuhan ekonomi yang membuatnya harus menjadi seperti sebaliknya.

Saya perempuan, tapi tidak sefeminim perempuan. Dulu saya cenderung tomboy, tapi ini hanya masalah style saja, karena saya tidak suka menggunakan rok yang membuat saya sulit untuk bergerak menjalani aktivitas-aktivitas saya. Saya tidak suka dandan karena saya tidak bisa, tidak sempat, dan tidak mengerti untuk apa itu. Saya juga tidak suka memakai tas-tas kecil yang cantik karena barang bawaan saya tidak akan muat disitu. Saya juga lebih sering memendekan rambut atau diikat karena lebih simpel dan tidak banyak membuang waktu. Sekali lagi ini hanya masalah style.

Di dalam diri saya masih normal, suka liat cowok cakep (Relatif loh ya, karena ga semua cowok cakep enak diliat, dan ga semua cowok jelek ga enak diliat:) , bisa naksir sama cowok, jatuh cinta juga sama cowok, deg-deg an kalau baru pertama kali pegangan tangan sama cowok. Ser-ser an saat dia mulai belai-belai…(Stop!! back to teh topic)

Tapi seiring dengan waktu, perjalanan hiduplah yang pada akhirnya membuat saya seperti sekarang ini. Tidak ‘anti’ feminim…Tapi tidak berlebihan juga. Saya berdandan jika ingin saja. Sekali-kali menyenangkan suami, tidak ingin membuatnya malu jika saya harus pergi bersamanya ke acara-acara resmi, kadang malah aga takut dan mulai panik kalau suami udah mulai protes tentang waktu yang saya sita untuk ber-make up ria. (Maaf ya sayang 🙂

Jadi seharusnya transgender itu tidak ada. Buat kamu yang mulai berpikir untuk transgender, lupakanlah! Bukankah ketika ditiupkan roh ke dalam ragamu kamu sudah menerima takdirmu sebagai seorang wanita atau laki-laki? Jadi jika karena pergaulan, didikan yang salah, lingkungan, dll yang membuatmu jadi kewanita-wanitaan atau macho seperti laki-laki, Maafkanlah… Belajarlah berdamai dengan diri sendiri. Kamu sudah sempurna dengan apa yang kamu miliki. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna diantara ciptaan-Nya yang lain.

Lebih baik uang buat operasi plastik.operasi kelaminnya disumbangkan buat anak yatim piatu atau buat biaya operasi orang-orang yang tidak  beruntung karena memiliki ketidaksempurnaan dalam fisiknya, seperti mereka yang tumor, hidrosephalus, bibir sumbing, atau buat recovery wajah para TKI yang jadi korban siksaan majikannya. Jangan lupa minta Doa mereka biar berkah, minta didoakan agar kamu bisa menjadi wanita tulen atau lelaki tulen seperti yang telah ditakdirkan Allah, Insyaallah dikabulkan.***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s