Bandung Basah Kembali


Hari ini Bandung basah kembali. Semoga hanya basah aja ya Bandung hari ini. Tidak terlalu basah dengan kata lain banjir. Walaupun hari ini, besok, sampai tanggal 3 Juli 2011 Bandung banjir wisatawan yang merayakan long weekend kali ini. Mudah-mudahan banjir ini menjadi berkah bagi sebagian besar orang yang mengisi kantung-kantung uang mereka dari para wisatawan itu.

Entah itu pedagang asongan, tukang parkir, pedagang-pedagang kaki lima di Pasar baru, atau di mana pun, juga para supir angkot atau taxi. Para pengusaha hotel sih sudah pasti, keuntungan mereka berlipat setiap kali long weekend seperti ini. Mana hari kejepit nasionalnya banyak banget lagi tahun ini. Selamat-lah buat kalian semua..

Hmm..terdengar iri yah??

“Ssst…nggak boleh gitu, nggak bagus untuk kesehatan hati!” 🙂

“Biarlah mereka berbahagia dengan rezeki yang mereka dapatkan. Nanti kamu juga akan dapat giliran. Tenang saja….hehe…”

Mungkin mereka yang dapat rezeki hari ini memang saat ini membutuhkan rezeki yang lebih banyak dari biasanya. Karena anak mereka akan daftar ke SMP, SMA, atau Perguruan tinggi, mereka yang orang tuanya sedang dirawat di rumah sakit dan membutuhkan biaya yang cukup besar, anaknya akan disunat, uang kontrakan mereka belum di  bayar dan mereka akan diusir jika mereka tidak membayar sampai awal bulan nanti, istri mereka akan melahirkan dan kelahirannya harus dengan jalan operasi dan membutuhkan banyak biaya dan lain-lain.

“Itu artinya saat ini kamu memang tidak memerlukan uang sebanyak yang mereka butuhkan…”

Ini juga berlaku untuk Anda semua yang memang tidak mendapatkan rezeki dari hari-hari kejepit nasional seperti ini. Percayalah…Tuhan selalu memberi sesuatu pada saat yang tepat pada orang yang tepat. Baik itu kebahagiaan, kesedihan, atau kekecewaan. Dia tidak pernah salah, hanya kita lah manusia yang kadang merasa semuanya salah, tidak adil, atau tidak berguna.

Jika Bandung basah kembali, mungkin juga…dengan hujan deras yang tak henti lebih dari dua  jam ini akan membuat sebagian saudara-saudara kita yang hidup dekat dengan sungai mengalami banjir kembali, seperti biasanya…Mudah-mudahan kali ini tidak separah biasanya. karena setelah banjir akan timbul banyak masalah baru di Bandung ini. Atau….masalah lama yang selalu berulang, seperti biasanya…

dan akhirnya semoga apapun yang terjadi dari Bandung yang basah kembali ini membawa kebaikan untuk kita semua. Untuk Anda yang sedang berjalan-jalan dan baru tiba di Bandung untuk berwisata. Selamat menikmati. Bandung yang basah memberi sedikit hawa dan udara yang sama seperti Bandung baheula. Bandung yang sejuk, dingin, tenang, indah, dan menyenangkan.***

Personal Management


Tidak pernah ada akhir jika tidak ada awal. Tak ada hasil jika tidak dikerjakan. Dan..tidak ada pekerjaan jika tidak dimulai..sebesar apapun niat yang ada di dalam hati. Semenggebu apapun semangat yang ada dalam diri. Kita hanya perlu memulai saja. Just say Action and do that!!

Semua proses berawal dari sebuah imajinasi. Adanya gambaran apa yang akan dibayangkan dan gambaran itu adalah tujuan yang ingin kita capai. Target dari proses yang harus dilakukan. Dalam management kita kenal dengan istilah P.O.A.C. Satu lagi saya tambahkan ‘A’ untuk Achievment. Semua proses ini karena saya utamakan untuk pribadi saya namakan ‘Personal Management‘.

Planing
Tahap pertama dari personal management ini adalah Planing = Merencanakan..diawali dengan niat tentunya. Lalu diolah di otak menjadi sebuah gambaran yang jelas tentang tujuan yang ingin dicapai serta strategi yang akan diambil untuk mencapainya. Jangan lupa membuat Plan B untuk mengantisipasi kemungkinan gagalnya Plan A.
Kebanyakan orang berhenti sampai pada tahap ini. Banyak alasan yang dijadikan kambing hitam dari tidak berjalannya suatu usaha. Tapi tidak usah khawatir karena Anda sudah 1 langkah lebih maju dari orang yang hanya berniat saja. 🙂

Organizing
Kegiatan mengorganisasikan ini dalam personal management adalah mengelompokan apa-apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan misi pencapaian tujuan. Termasuk SDM yang diperlukan untuk proses pengerjaan nanti.
Biasanya terhambat jika apa yang akan diorganisir tidak tersedia. Tapi tenang..jika anda bersolo karir atau bekerja seorang diri..mulailah buat jadwal kerj untuk mengatur apa-apa yang dibutuhkan termasuk management waktu dengan sebaik mungkin.

Actuating

Bertindak adalah langkah yang paling berat dalam personal management ini. Membutuhkan banyak keberanian dan banyak pengorbanan. Bismillah saja tidaklah cukup jika tidak disertai dengan tindakan. Ini saatnya Anda menentukan keberhasilan dari apa yang selama ini Anda tuju. Apa yang Anda rencanakan dalam planing yang telah dibuat sebelumnya.

Yakinlah akan ada kemudahan jika usaha yang akan Anda jalankan halal dengan tujuan untuk beribadah. Misalnya membantu suami dalam kehidupan perekonomian keluarga Anda, membantu orang tua mengatasi permasalahan keuangannya, dan lain sebagainya. Berhasil atau tidak itu urusan nanti, yang penting bertindaklah. Lakukan semua perencanaan yang telah dibuat di awal. Setidaknya Anda sudah memulai, dan jangan pernah berpikir untuk kembali.

Controlling

Jika sudah sampai pada tahap ini, Anda sudah bisa sedikit bersantai dalam menjalankan personal management ini karena semua sudah dilakukan sesuai dengan rencana. Hanya perlu waspada dan tidak membiarkan diri Anda terbuai dengan keuntungan awal yang di dapat. Tetaplah usahakan semua berjala sesuai dengan jalurnya. Sama persis dengan SOP (Standar Operation Procedur-nya). Hal itu dilakukan agar keuntungan semakin hari semakin bertambah. Dengan begitu, bisnis yang Anda pilih nantinya bisa menjadi lebih besar dan lebih besar lagi.

Achievment

sebetulnya bagian yang ini relatif karena setiap orang memiliki tingkat kepuasan yang berbeda dalam pencapaian yang sama. Setiap titik pencapaian tujuan yang Anda sudah dapatkan akan menuntut pencapaian-pencapaian lain yang lebih besar lagi. Seperti kodratnya manusia yang tidak pernah puas. .

Namun dalam hal ini akan berdampak positif tentunya untuk kemajuan usaha Anda. Membuat Anda terus mengembangkan dan menambah produk yang Anda jual baik barang maupun jasa. Seperti falsafah hidup saya yang menganggap bahwa hidup ini seperti lari marathon. Sedikit demi sedikit berlari terus pada akhirnya akan sampai ke garis finish.

Berlari dengan kecepatan konstan biasanya lebih baik dibandingkan dengan cepat di awal. Artinya segala yang dilakukan memang membuntuhkan perencanaan yang matang. Setelah jarak tempuh pertama terlewati terus maju ke jarak tempuh berikutnya, dan begitulah seterusnya. Hingga akhirnya sampai pada garis finish dan Anda menjadi juaranya. Terus berusaha, berdoa, bersyukur, dan berbagi atas apa yang telah didapat dari kerja keras Anda, Insyaallah menjadi berkah.

Sebetulnya ini adalah tulisan untuk menyemangati diri saya sendiri, mengingatkan diri saya untuk segera bertindak. Hmmm..menjalankannya memang tidak semudah menuliskannya. Tapi…Saya akan berusaha. Bismillah…Mudah-mudahan Anda juga terispirasi dengan tulisan ini. Semoga bermanfaat dan selamat menjadi The best personal manager for your self. ;).***

Bangkit Kembali


Wajarlah jika dalam mempelajari sesuatu kita mengalami kesulitan. Bukankan dari kesulitan itulah kita belajar? Pada akhirnya kita menemukan jalan keluar dari kesulitan itu sendiri. Seperti yang saya alami saat ini. Kebingungan, salah, mencari kesalahan, dan Aha!! Saya tahu jawabannya dan bagaimana mengatasinya untuk Bangkit kembali.

Mungkin Anda pernah merasakan hal ini. Bangkit kembali dari kegagalan, kesedihan, keterpurukan dan pada akhirnya jalan mulai terang dan pintu itu mulai terbuka sedikit demi sedikit. Mulut-mulut itu mulai membisikan kata-kata semangat untuk membangunkan spirit yang sempat tertidur bahkan terkubur di alam bawah sadar kita.

Sering saya ingat kata-kata bahwa proses selalu lebih penting dari hasil. Proseslah yang membuat kita belajar tentang banyak hal. Kesalahan yang kita buat membuat kita waspada untuk tidak melakukan kesalahan yang sama untuk ke dua kalinya, ketiga kalinya, dan seterusnya. Alangkah bodohnya jika kita mengulang kesalahan yang sama sampai kesekian kalinya.

Kesalahan yang sudah kita lakukan justru harus bisa memotivasi kita untuk mempelajari hal tersebut lebih dalam lagi. Mampu menuntun kita untuk sesuatu yang benar. Sesuatu yang semestinya kita lakukan. Setidaknya kita menjadi orang yang tahu kalau kita tidak tahu. Dari ketidak tahuan itulah bangkit kembali keinginan untuk mempelajari ketidatahuan yang telah membuat kita melakukan kesalahan.

Perasaan kecewa yang berlebihan karena kita telah melakukan suatu kesalahan tidak akan menghasilkan apa-apa selain kecewa. Justru saat itulah saat kita untuk bangkit kembali, mulai berdiri lagi dan berjalan lagi melanjutkan apa yang sedang kita usahakan. Meneruskan langkah untuk sampai ke tujuan. Sejauh apapun itu sesulit apapun itu karena semua pasti memiliki celah untuk diselesaikan.

Semua teka-teki pasti ada jawabannya. Sama seperti janji yang Di Atas, bahwa Ia tidak akan memberikan cobaan yang melewati batas kemampuan kita. Maka yakinlah bahwa di setiap kesulitan pasti ada jalan. Di setiap kesalahan pasti ada kebenaran. Itulah point yang tepat untuk kita mengambil sebuah hikmah. Sejumput pelajaran untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Anda pasti bertanya-tanya apa yang sedang saya alami. Sebetulnya permasalahannya simpel saja. Saya sedang belajar internet marketing, lalu ada sesuatu yang membingungkan saya dan ternyata kebingungan saya ini karena kesalahan yang telah saya lakukan. Selain pembelajaran yang saya dapatkan, kesalahan ini juga ternyata melahirkan tulisan ini. Senang berbagi dengan Anda 🙂

Seorang Irma dan Menulis


I am is a simple person with simple life..

Hi..Nama saya Irma Essanovia, saya lahir di Bandung 6 November 1982. Selain lahir di Bandung saya juga besar di Bandung dan mengenyam pendidikan di kota kembang ini. Saat ini saya sudah menikah dengan mantan pacar saya Bima Novardias Nugroho dan kami sudah memiliki dua orang putri, Raqilla Felicita Ramadhani Nugroho dan Allea Reizzati Syawali Nugroho yang selalu menjadi sumber inspirasi dan kekuatan saya.

Saya alumni Universitas Islam Bandung (Unisba) September 2004 dari Fakultas Komunikasi  di bidang kajian Jurnalistik. Alhamdulillah dengan 3,5 tahun naik turun tangga Unisba yang 4 lantai itu saya lulus dengan hasil yang sangat-sangat memuaskan. Setidaknya untuk mereka yang tahu bahwa tidak mudah untuk menyelesaikan kuliah di bidang kajian ini, teman-teman seperjuangan yang merasakan pahit getir, suka dan dukanya untuk menjadi seorang jurnalist.

Kegiatan tulis menulis sebetulnya sudah saya mulai sejak saya SD dengan tanpa disadari sangat menyenangi ‘mengarang’ dalam bahasa Indonesia atau bahasa sunda. Entah itu dalam bentuk puisi, karangan bebas, menceritakan pengalaman liburan, pantun, syair, dan lain sebagainya yang menjadikan saya sempat menjadi anak kesayangan beberapa guru bahasa Indonesia saya, kecuali ketika saya SMA kelas 2 dan 3 (hehehe…Kapan-kapan saya ceritakan rahasianya:)

Untungnya kebencian saya (Ups!) pada guru bahasa Indonesia (pada masa itu, kan ga boleh dendam :)) tidak membunuh kecintaan saya dalam menulis. Di jaman itu saya mengisi mading sekolah setiap bulannya dengan tulisan-tulisan saya. Serasa memiliki majalah sendiri, yang isinya benar-benar terserah saya.

Setelah itu berlanjut ke jaman-jaman SMP di mana pertama kali nya saya membeli sendiri Diary karena stock diary hadiah ulang tahun saya dari umur 7 sampai 14 tahun habis. Ini sudah menjadi sebuah candu bagi saya. Saya tidak tahu akan seperti apa hidup saya tanpa diary ketika itu. Tempat di mana saya bisa mencurahkan segala isi hati saya melalui tulisan.

Saking niatnya, sampai di kasih label 1-2-3-dan seterusnya yang membuat adik dan sepupu saya sangat mudah membaca diary-diary itu seolah-olah mereka membaca novel yang isinya adalah kisah nyata…the true story…hahaha…setelah seribu tahun terkubur dalam lemari dan mungkin kali ini harus benar-benar dikubur dalam peti untuk ditemukan sebagai harta karun di kemudian hari. Hehe..

Setelah itu seiring dengan kesibukan semakin jarang saya menulis diary. Diary akhirnya saya jadikan media pelampiasan. Saya menulis diary hanya ketika saya ingin marah-marah, mencaci maki, ketika saya sangat sedih, sangat kecewa, atau ketika saya sangat senang. Ketika emosi saya berlebihan dan membutuhkan pelampiasan.  Saya lebih banyak menulis untuk tugas kuliah, buletin, majalah kampus, dan juga media-media cetak lainnya dengan posisi saya sebagai penulis freelance di beberapa media cetak.

Ada gairah tersendiri saat saya mulai menulis dan menyelesaikan tulisan itu. Terlebih jika tulisan saya dapat dinikmati dan berguna untuk Anda yang membacanya. Selain dari sisi materi tentunya, karena tidak munafik dengan menulis juga saya dapat menghasilkan uang yang dapat saya belikan Flash disk pertama saya (yang pada masa-masa itu menjadi salah satu benda yang wajib dimiliki oleh seorang penulis dengan harga jual yang masih tinggi, terutama bagi saya yang semenjak lulus kuliah sudah tidak dapat jatah uang bulanan lagi.), dan membeli barang-barang lain tentunya 😉 Sampai saat ini…

So…Enjoy this blog, dan selamat menikmati tulisan-tulisan saya 🙂 Jangan lupa kasih comment ya klo udah baca. Terima kasih…

Ps:
1. Anda boleh men-share semua tulisan saya tapi jangan lupa sebut blog saya sebagai sumber ya.
2. Jika Anda berminat bisnis Anda saya review (resto, travel, makanan, minuman, gadget, dll) silahkan hubungi saya melalui emai :irma_essanovia@yahoo.com ya.

Tips Memilih Sekolah yang Tepat


Tips memilih sekolah yang tepat untuk anak, adik, atau keponakan menjadi penting di saat mereka akan menuju ke tingkat sekolah yang lebih tinggi. Dari TK ke SD, SD ke SMP, atau dari SMP ke SMA.

Banyak yang harus kita pertimbangkan untuk memilih sekolah yang tepat untuk mereka. Salah sekarang akan menjadi fatal di kemudian hari. Bukankah penyesalan selalu datang terakhir?

Oleh karena itu, tips memilih sekolah yang tepat ini bisa Anda jadikan barometer untuk memilih sekolah yang terbaik, bukan terfavorit karena belum tentu sekolah favorit adalah yang terbaik.

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan untuk memilih sekolah yang tepat:

  1. Akreditasi

Sekolah yang dipilih hendaknya sekolah yang sudah terakreditasi. Sekolah tersebut mendapat pengakuan dari negara, sehingga tidak akan ada masalah yang timbul di kemudian hari ketika ternyata ijazah nya tidak diakui, atau sekolah tersebut seudah tidak ada lagi. Ini akan sangat menghabat pendidikan anak untuk melangkah ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

  1. Pendidik

Pendidik memiliki peran yang penting dalam menentukan output dari siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah tersebut. Pilihlah  sekolah yang memiliki guru yang berkualitas, berdedikasi tinggi, disiplin, jujur, bijaksana, serta berwawasan luas layak untuk diperhitungkan. Setidaknya 80% dari pengajarnya memiliki kriteria tersebut agar dapat menjaga  amanat dari para orang tua wali untuk mendidik putra putri mereka secara akademis dengan tidak mengabaikan pendidikan budi pekertinya.

  1. Fasilitas

Sekolah yang dipilih hendaknya memiliki fasilitas yang mumpuni, sehingga siswa siswinya dapat menjalankan kegiatan belajar maupun extrakulikuler mereka dengan baik. Fasilitas yang disediakan sangat mendukung dalam pendidikan akademis di sekolah tersebut. Dengan begitu, siswa dapat memiliki prestasi dan juga dapat menyalurkan bakat mereka. Jika sudah terkondisikan seperti itu maka orang tua siswa tidak perlu khawatir anaknya terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif.

  1. Ekstrakulikuler

Sekolah yang baik biasanya memiliki kegiatan-kegiatan ektrakulikuler yang lengkap. Siswa memiliki beberapa alternatif pilihan untuk menyalurkan bakat atau hobi mereka di sekolah dan juga untuk bersosialisai dengan teman-temannya. Hal ini membuat tidak ada lagi waktu untuk mereka melakukan hal-hal yang tidak berguna yang nantinya akan merugikan mereka sendiri di masa depan.

  1. Lulusannya

Lulusan yang berprestasi, memiliki perangai yang baik, dan memiliki pergaulan yang baik biasanya lahir dari sekolah yang baik pula. Itulah sebabnya sekolah tersebut dapat menjadi salah satu pilihan untuk diperhitungkan diantara sekolah lain. Hal ini dapat dijadikan cermin, setidaknya bagi siswa yang lainnya untuk dapat mengikuti jejak keberhasilan para lulusannya.

  1. Lokasi

Lokasi yang tepat juga patut diperhitungkan dalam memilih sekolah. Hendaknya pilih sekolah yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal. Perhatikan jalur transportasinya, jangan sampai terkena jalur macet. Jika pun tidak ada pilihan lain setidaknya ada jalan alternatif yang bisa digunakan agar nantinya siswa tidak selalu terlambat sampai ke sekolah. Jarak yang lama dan kemacetan dapat menyebabkan kelelahan dan stress, sehingga nantinya menjadi bumerang untuk anak kita.

  1. Biaya

Di masa sekarang ini sekolah menjadi salah satu yang memiliki budget yang cukup tinggi, apalgi di sekolah-sekolah favorit, oleh karena itu sekali lagi saya tekankan bahwa sekolah favorit belum tentu sekolah yang baik. Cari informasi berapa biaya untuk bersekolah di sekolah tersebut. Jika memang sebanding dengan yang didapatkan dan kita mampu tidak masalah, tapi jika tidak, maka tidak usah dipaksakan daripada nantinya malah menghambat pendidikan anak.

Semoga tips ini dapat membantu Anda yang saat ini sedang kebingungan memilih sekolah untuk anak, adik, atau keponakan Anda. Selamat memilih 😉 ***

Gamang Menyiksaku


Ciyeeh..gamang, kaya apa aja..hehe..
Saking gamangnya mpe ga sempet update blog..ada aja yang dikerjain..klo lagi nyantai, ada..aja yang dipikirin..nah loh..kapan nyantainya? 😀

Itu dia, jadi konseptor ternyata menyiksa. Kebanyakan merencana jadinya ga kelar-kelar..hanya berada dalam kegamangan. Kapan dapet uang nya ya klo kaya gini? Hehe.. Padahal udah jual murah ini..xixixi..

Mudah-mudaha gamang nya ga kelamaan ya, biar blog nya bisa ke up-date terus..pokoknya nulis terus..mau ada yang baca, mau enggak..ada comment atau enggak..ada yg titip jualan atau kagak..biar ga gamang lagi, karena gamang menyiksaku. Maju terus pantang mundur!! 😉

Bahagiakan Buah Hati dengan ASI


Anak adalah anugerah yang diberikan oleh Tuhan kepada makhluknya. Rezeki yang hanya diberikan pada mereka yang dipercaya Tuhan. Mereka yang layak diberikan titipan untuk dipelihara dengan limpahan kasih sayang. Buah cinta kasih dari dua hati yang lebur menjadi satu. Dalam sebuah ikatan cinta dan akhirnya di legalkan dalam sebuah pernikahan.

Karena anak adalah buah cinta kasih dari adanya perasaan kasih ayah dan ibu nya, maka kita sebut buah hati. Buah hati yang sudah lahir ke dunia layak mendapat kebahagiaan. Pemberian kebahagiaan yang pertama kali kita berikan salah satunya adalah Air Susu Ibu (ASI).

ASI ini merupakan hak anak yang wajib diberikan si ibu pada anaknya. ASI sangat kaya akan kandungan zat-zat yang sangat berguna bagi buah hati kita. Tidak hanya sebagai bekal ketika ia baru lahir ke dunia sampai dua tahun, tetapi juga sampai kelak ketika ia dewasa. Hal tersebut dikarenakan nilai dari ASI sendiri yang tidak hanya dari segi fisik nya saja yang memang berguna, tetapi juga nilai psikisnya dalam proses pemberian ASI pada si buah hati.

Banyak keunggulan dari ASI ini dibandingkan dengan susu formula ataupun cairan lainnya. Bahkan jika zat itu memiliki harga yang sangat mahal. Selain keunggulan ASI dari segi gizi, ASI juga memberikan manfaat baik bagi ibu, ayah, maupun keluarga pada umumnya dalam berbagai aspek penting dalam kehidupan keluarga dan juga masa depan si buah hati.

Memberi ASI berarti Anda berkontribusi memberikan kebahagian pada buah hati Anda. Kebahagiaan yang tak ternilai oleh apapun di dunia ini. Namun ternyata banyak hal yang berkaitan dengan pemberian ASI ini. Mulai dari ASI eksklusif selama 6 bulan yang dilanjutkan dengan pemberian ASI dan makanan pendamping sampai usia buah hati Anda 2 tahun.

Untuk panduan Anda dalam menyukseskan pemberian ASI ekslusif 6 bulan anda bisa lihat info lengkapnya dengan mengklik Link berikut:
Strategi Menyukseskan ASI Eksklusif (Part 1)
Strategi Menyukseskan ASI Eksklusif (Part 2)
Strategi Menyukseskan ASI Eksklusif (Part 3)
Selamat menjadi orang tua yang bahagia dengan membahagiakan buah hati Anda dengan ASI. Semoga berhasil! 😉