MMMhhh…Nikmatnya….


Wwuih..udah lama banget ga nulis ini blog..Maklum, lagi belajar jadi Bunda dan istri yang baik buat anak dan suamiku.. šŸ™‚

Tiap hari ga kerasa..tau-tau udah malem…eh udah pagi lagi..kadang ampe lupa ini hari apa. Tapi semuanya Alhamdulillah…nikmat…Jadi buat kalianĀ  yang belum pada nikah, yang memutuskan untuk menunda punya anak…rugi tau…hehe…

Menyenangkan punya mainan baru, buatan sendiri lagi, tiap hari pasti aja ada pengalaman baru sama si kecil. Secara ga langsung belajar jadi manager, me-manage rumah tangga, me-manage waktu, semuanya di-manage by my self…learning by doing…tau-tau udah mau empat bulan nih si kecil.

Empat bulan juga ga ngerasain pulang pergi ke kantor. Hampir Empat bulan juga diem di rumah mengurusi semuanya sendiri..ga kerasa juga ternyata berat badan udah hampir kembali ke normal, tinggal 1Kg lagi…berat badan ku kembali ke sebelum aku hamil. Jadi ga perlu aerobik, lari marathon, atau lari siang bolong buat ngurusin…semuanya berjalan dengan sendirinya…Sekali lagi..Nikmat…Alhamdulillah…

Sempat merasa ingin menangis, karena sekarang tidak ada lagi waktu untukku sendiri..tapi itulah hidup..MenikmatiĀ  waktu bersama keluarga kecilku ternyata lebih menyenangkan.

Walaupun kadang rindu untuk bertemu dengan teman-teman, tertawa bersama, makan bersama…makanya ARISAN jadi WAJIB hukumnya, karena hanya inilah kesempatanku untuk melakukan semuanya…

Atau menghadiri acara Resepsi pernikahan teman dan sahabat…Yang selama ini SANGAT SULIT aku hadiri karena jadwal kerjaku yang tidak memungkinkan untuk itu. Jadwal Shifting yang kadang juga membuat aku ingin menangis…

Atau memang karena pada dasarnya aku ini memang makhluk yang cengeng yah…Gampang banget netesin air mata…Tapi untungnya…Aku juga bisa cepat pulih dan segera menemukan hikmah di balik semua yang membuatku meneteskan air mata.

 

Petuah Bijak

Akhirnya aku punya sebuah pesan untuk kalian para kaum adam…Khususnya para suami…

  • Bahagiakan istri-istrimu dengan cara apapun yang penting HALAL…Karena tugasnya ternyata tidak sekecil apa yang kalian bayangkan…dan semuanya dilakukannya tanpa pamrih, tulus…
  • Jangan sakiti hatinya dengan kata-kata kasar, menyinggung perasaannya, atau bahkan berbuat kasar padanya karena Ia begitu rapuh…sehingga Ia menjadikanmu sandaran untuknya bertahan hidup dan menjalani kehidupannya dengan mengabdi padamu dengan penuh cinta.
  • Jadilah suami yang baik, setia, bertanggung jawab, penuh kasih sayang, dan lemah lembut terhadap istri dan anak-anak kalian. Karena kau adalah Imam untuk mereka…
  • Terakhir dan yang terpenting…Pahamilah Istrimu…***