Kawah Putih Wisata Alternatif Bandung Selatan

Kalau kamu udah bosan ke dataran tinggi utara kota Bandung alias Lembang, Coba kita berbalik arah ke Selatan. Di sana juga banyak sekali objek wisata dengan pemandangan alam yang keren abis. Seperti yang akan kita kunjungi kali ini. Mungkin Kamu pernah dengar kalau di Bandung ada kawah yang warna airnya putih terkadang hijau ke biru-biruan seperti warna laut? Jadi orang Bandung yang enggak punya laut bisa menipu mata kita melalui foto, karena jika foto itu kita lihat sangat mirip dengan laut, bahkan jika airnya berubah putih akan terlihat seperti hamparan salju di negeri Sakura. Keren kan?

Letaknya 46 KM dari Bandung kota. Terus ke selatan melewati Dayeuh Kolot, Banjaran sampai pada satu cabang yang akan menentukan pilihan kemana kita akan pergi. Ke Pangalengankah atau ke Ciwidey. Kali ini kita pilih Ciwidey kan? So…kita arahkan setir ke kanan melewati pesawahan, perumahan sampai akhirnya bertemu dengan Kabupaten Bandung yang terletak di Soreang, kemudian mulai masuk ke kawasan Ciwidey yang kini sudah mulai dilengkapi dengan sarana umum, seperti pasar, taman kota, bahkan pom bensin yang baru saja dibangun yang akan melayani kita selama 24 jam, jadi kita nggak usah kuatir keabisan Bahan bakar di perjalanan.

Lewati beberapa hotel dan penginapan dikiri kanan jalan semakin ke atas, buat kamu yang suka strawbery di sepanjang jalan juga dapat kamu temukan penjual strawbery yang buahnya dapat kita petik sendiri, serasa punya kebun strawbery deh….Jangan keenakan panen Strawbery dulu, karena kita belum menemukan apa yang kita cari. Dingin nya sih sudah mulai terasa, Kaliurang aja lewat……Jadi siap-siap aja pake jaket tebal untuk membuat tubuh kita tetap hangat, atau pastikan AC mobil kita masih berfungsi dengan baik. Tapi tenang….Dingin yang kita rasakan akan sebanding dengan apa yang akan kita liat nanti. Jadi nggak akan rugi deh!

Akhirnya….setelah 46 KM kita sampai juga di Objek Wisata Kawah Putih. Dari arah Bandung, di sebelah kiri jalan dapt kita temukan plang yang bertuliskan “Kawah Putih”. Mari kita masuk, dan sudah tentu membayar uang masuk yang pasti terjangkau abis…untuk seorang Rp 3.500,- dan mobil Rp 3.000,- buat kamu yang lebih senang berpetualang dengan sepeda motor cukup bayar Rp1.000 saja, daripada harus naik ke atas dengan mobil angkut dengan tarif Rp 6.000,-per orang, bahkan kalo memang sedang sepi mau tidak mau kamu harus memborong mobil itu yang bisa sampai 70-80 Ribu pulang pergi sampai ke Kawah yang berjarak ±6 KM. Seperti yang dituturkan Beny (23Tahun) sebagai Guide di tempat wisata ini.
*

Setelah menyusuri jalan-jalan kecil yang berkelok, naik, naik, dan naik…….terus, akhirnya kita sampai di kawah putih yang terletak di gunung patuha ini. Disebut patuha konon berasal dari kata “Pak Tua”, sehingga orang-orang setempat sering menyebutnya dengan “Gunung sepuh”, sepuh adalah bahasa Sunda yang artinya tua. Kawah yang berketinggian 2,434 diatas permukaan laut ini membentuk sebuah danau yang luasnya sekitar 5 hektar ini memang mempunyai air yang bisa berubah warna, hal itu disebabkan kandungan belerang yang ada di dalamnya. Jika sedang musim hujan air bisa naik ke atas dan membuat danau belerang bertambah luas. Dan jika hujan tiba…kawah bahkan tidak tampak, tertutupi kabut tebal yang menyelimutinya. Danau ini dipagari oleh tebing yang terjal disekelilingnya, kecuali tempat kita masuk yang memang sudah dibuat sedemikian rupa.

Kini hanya tinggal menuruni satu persatu anak tangga yang lumayan banyak untuk sampai ke kawah. Kalau kita datang di hari Sabtu atau Minggu kita dapat menikmati fasilitas lebih, seperti warung yang menjual makanan-makanan pengganjal perut atau bahkan ‘Bandrek Abah’ yang dapat menghangatkan tubuh anda. Karena di sini, di sekeliling kawah….udara jauh lebih dingin dibandingkan ketika kita masih di bawah (red: gerbang masuk). Selain itu, ada juga jagung manis bakar yang wuenak banget kalo disantap hangat-hangat sambil menikmati keindahan kawah. Untuk memanjakan telinga kita, ada seorang kakek tua yang memainkan tembang-tembang parahyangan dengan petikan kecapi-kecapinya (Red: alat musik khas Sunda dari kayu dan dawai yang dimainkan dengan cara dipetik ) membuat suasana semakin bertambah gimana……gitu…..

Dengan pemandangan yang luar biasa indah ini, tak jarang pasangan-pasangan yang akan menikah bersama fotografer mereka mengambil foto pra-wedding di tempat ini, selain memang biayanya cukup murah dibandingkan dengan wisata alam lain, di sini juga memang memiliki tidak dikenakan tarif foto. Kecuali kalau untuk iklan dan film yang sudah berkali-kali dilakukan di tempat ini. Nggak cuman mereka yang mau nikah aja boleh difoto di sini, kamu-kamu juga bisa membuat foto-foto keren kamu di tempat ini. Bisa berpose sepuasnya dengan pilihan view yang lumayan banyak. Buat nambah koleksi foto kamu, kenapa nggak.. Daripada difoto distudio yang bisa bikin kamu bangkrut karena biayanya yang nggak kuat, lagian background yang alami di sini bener-bener Cool banget. Kamu juga bisa berpose bak bintang iklan shampo dengan tiapan angin sungguhan yang bukan dari kipas angin yang biasanya digunakan distudio-studio foto. Asyik kan? Tapi bawa kamera sendiri ya! Jangan lupa bawa fotografernya, kalo sendirian kayaknya susah juga deh….

Buat Piknik, alias makan bareng…tempat ini juga asyik. Kamu nggak usah khawatir nggak bisa makan dengan nyaman, kerena sudah disediakan beberapa ‘saung’ (red: pendoponya orang sunda) Bau belerang kayaknya nggak jadi amsalah deh, dibandingin nikmatanya makan bareng, rame-rame sama keluarga atau teman-teman kamu. Semuanya pasti jadi nikmat, apalagi makannya ngegelar tikar, nasi anget, ayam bakar, pake lalapan, plus sambal terasi yang pedes… banget……pake tangan pula……Mmmhh……Yummy……Palagi hawanya yang dingin sekalee…, pasti bikin perut kamu lapar dan lapar lagi…..bisa nambah berkali-kali nih….. Pasti kamu-kamu dah pada ngiler duluan ya?….

Selain makan, asyik juga kayaknya kalau jalan-jalan sekitar kawah ini. Sambil menikmati pemandangannya, udaranya, anginnya, dinginnya, sejuknya yang nggak akan kamu dapet di tempat lain, karena kawah putih…ya cuman ada satu di Bandung. Kalau kamu gemar menjelajah hutan….kamu bisa naik ± 2 Km lagi dari situ dan bisa kamu temukan “Kawah Saat” yang bentuknya mirip-mirip Kawah Kalimutu di pulau seberang sana. Kamu juga bisa kemping di sekitar sini, asal jangan sampai melewati ketinggian 25 meter dari bawah, karena itu merupakan hutan liar. Masih banyak macan kumbang dan binatang buas lainnya.

Kalau kamu mau lebih aman lagi, kamu bisa menyewa sebuah dusun di bawah. Namanya ‘Pasanggrahan” dalam bahasa Sunda artinya tempat peristirahatan. Pihak pengelola kawah ini menyediakan beberapa pasanggrahan yang disewakan dengan tarif Rp 250.000,- per malam. Kapasitasnya 50 orang. Fasilitas lengkap, namun dikenakan biaya tambahan, seperti Rp 25.000,- untuk lentera, dll. Tapi untuk kenyamanan kita kenapa tidak?
Selama ini memang cukup banyak mahasiswa atau pelajar yang menggunakan pasanggrahan ini sebagai tempat istirahat mereka dari event-event yang memang sengaja mereka adakan, unuk sekedar refreshing saat liburan atau weekend atau untuk pelatihan-pelatihan. Mereka bisa mengadakan api unggun atau ber-barbeqyu ria di sini, setidaknya tempat ini lebih nyaman dibandingkan dari membuat kemah, karena suhu yang memang sangat dingin, apalagi malam hari, terlebih kalau hujan turun.
**

Kalau udah selesai jalan-jalan, foto-foto, makan-makan, ngobrol-ngobrol, ngapain lagi kalo bukan nyari oleh-oleh. Tenang….nggak usah khawatir, kita biasa dapetin ko di sini. Kalo untuk makanan nanti aja sekalian turun. Kamu bisa beli strawbery yang petik sendiri, manisan kalua yang terbuat dari kulit jeruk, dodol Sirsak, Strawbery atau tomat yang dibungkus kecil-kecil dengan plastik transparan. Buat yang ketagihan minum Bandrek abah, ada ko yang dijual perbotol, jadi kamu tinggal seduh aja dan dijamin perut kamu anget dan bebas masuk angin.
Kamu juga bisa beli peyeum Bandung yang udah ngetop itu, atau beli susu sapi asli di Koperasi di Pasir Jambu Ciwidey, karena di sana banyak juga yang beternak sapi perah… Mmmhh..enak tuh kalo diminum anget-anget ditambah sedikit karamel buat kamu yang suka manis, atau tawar aja buat kamu yang lebih suka susu murni. Buat kamu yang suka ngemil, kerupuk gurilem yang warnanya macem-macem padahal rasanya sama aja, bisa jadi pilihan kamu, lumayan lah buat cemilan di jalan, tapi jangan diabisin. Jangan-jangan nyampe Yogya lagi, oleh-olehnya dah pindah ke perut semua….He he he…Laper apa doyan?

Semua itu bisa kamu dapetin di pasar, atau toko-toko kecil sepanjang jalan Ciwidey. Harganya nggak akan mahal….dijamin….Kamu juga akan dilayani oleh orang-orang Bandung yang terkenal ramah itu. Pasti nggak nyesel deh beli oleh-oleh di sini Selain dapet oleh-oleh yang enak, macem-macem, juga dapet senyum manis gitu, semanis manisannya. Tapi …masih kalah manis lah dibandingin gula jawa.

Gimana asyik kan berwisata ke Kawah Putih? Biar semua rencana kamu berjalan lancar ada beberapa Tips yang pasti berguna banget buat kamu yang mau nyoba ke Kawah putih ini.
 Siapkan kendaraan yang memang bisa dipake untuk tanjakan yang tinggi (yang masih bertenaga lah…) biar kamu bisa sampe atas dengan selamat, Soalnya lumayan loh dari bawah ke atas….tanjakannya gila….
 Biar kamu nggak keabisan bensin mending diisi full aja deh…soalnya, gila aja kalo udah mo nyampe bensinnya abis….Hiks….sedih banget deh kyaknya…
 Bagusnya sih nyampe sananya sekitar jam 11 pagi sampe jam 2 an deh…soalnya kalo sore, atau kepagian berkabut, jadi kurang bagus aja view-nya, bisa-bisa emang nggak keliatan kawahnya.
 Kalo bisa jang pas hujan, pake dong pawang-pawang hujannya, atau ilmu perbintangan kamu, biar nggak hujan pas ke sana. Soalnya Bete aja kalee.. kalo pas ke sana hujan, yang ada kamu malah sakit karena kedinginan. Dan nggak bisa ngapa-ngapain disananya. Rugi banget kan?
 Bawa makanan dari bawah aja…kali aja kamu yang cepet laper gitu, jadi nggak akan kelaperan di atas, soalnya kan belum tentu makanan kesukaan kamu ada di atas, lagian biar hemat juga kali ya….
 Kalo kira-kira udah mulai gelap, mending kamu cepet-cepet turun, selain gernang emang ditutup jam 6 sore, klo udah gelap serem aja di jalannya….soalnya nggak ada penerangan, jadi jalannya gelap gulita sekalee…palagi buat kamu yang penakut…jangan coba-coba deh!
 Jangan lupa bawa kamera, that is the most important thing yang HARUS kamu bawa…..rugi banget deh kalo nggak bawa, apalagi kalo kamu emang sengaja ke kawah putih buat foto-foto….yang bener aja kalee…
 Jangan ngomong sembarangan, mendingan bersyukur aja deh sama yang diatas karena kamu udah dikasih liat karyanya yang indah banget. Padahal itu kan sebenernya hasil letusan di abad X dan XII.

Ok deh….puas rasanya dah jalan-jalan ke Kawah putih…Sekarang Giliran kamu! Selamat Mencoba….dijamin deh sekali coba, kamu pasti ketagihan. Nggak bingung lagi kan? sekarang kamu punya alternatif baru kalo kamu lagi liburan di Bandung. Happy Holiday Guys…..***

Iklan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s