Daripada ga dapet kerja mending ga dapet gelar

grab from pilihangue.com

grab from pilihangue.com

Siapa sih yang blom pernah liat iklan A mild versi “Gelar” di TV? Saya yakin Anda sudah pernah melihatnya di stasiun TV kesayangan Anda.

Iklan ini menceritakan tentang segerombolan Pemuda-pemudi yang sedang berenang di lautan menuju sebuah pulau kecil yang hanya dihuni seonggok Toga yang BESAR sekali. Lalu ada salah seorang Pemuda dari mereka yang melirik ke sebuah pulau kecil yang hanya berisikan sebuah pohon kelapa. Pemuda itu pun merubah haluannya menuju pulau yang berpenghuni sebuah pohon kelapa itu sembari menjauhi kerumunan. Sesampai di sana Pemuda itu binggung melihat pohon kelapa sembari menggaruk-garuk kepalanya. Tak lama, Pemuda itu mendapat ide, Ia alih fungsikan pohon kelapa itu menjadi sebuah Banana Boat, dengan tarif 50 ribu sekali naik. Melihat kejadian itu, para Pemuda-pemudi yang telah sampai di pulau “Toga” tadi cuma bisa bengong!

Cerita yang amat-sangat simpel tapi mempunyai makna yang dalem banget (itulah A Mild). Saya pun bergegas mem-voting di website yang dimaksud. Dan ga kaget sih, melihat hasil voting “Gelar Dulu” sebanyak 24% dan “Kerja Dulu” sebanyak 76%, hari gini ga dapet kerja…?!

Tapi cobalah kita tela’ah lebih dalam, ada suatu pemikiran yang salah akan hal ini, yaitu: “Ga peduli otak pintar ato bodo! yang penting perut bisa kenyang!”. Oh My Gosh…, Apa yang terjadi dengan Bangsaku, Indonesiaku…. Akankah 5 tahun kemudian yang mem-voting “Kerja Dulu” akan mencapai angka 100%? Lalu apa yang terjadi dengan Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia 5 tahun kemudian? ga ada peminat? Apakah 5 tahun nanti Indonesiaku hanya akan berisikan manusia-manusia pekerja dengan ilmu yang dangkal?

Siapa yang salah? (Maaf) Pemerintah!

Solusi? Buka lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya! Agar ilmu yang Kami punya tidak sia-sia!

NB: Hei para SatPol! Jangan Kau pukuli para gelandangan di perempatan itu, bukankah itu yang majikanmu inginkan dari mereka? Mereka diajarkan bagaimana menjadi seorang pengemis dengan cara diberikan BLT (Bantuan Langsung Tunai). Kau kira dengan menerima BLT Mereka akan menganggapmu sebagai seorang yang dermawan? Dan ternyata itu kedokmu, di balik itu semua Kau hanya ingin Korupsi di Tanah Air ini semakin menjadi-jadi! Kau beri kesempatan para pejabat untuk berkorupsi ria, dasar Anji@*!!!

Tidak! Kami tidak butuh belas kasihanmu! Yang Kami butuh hanya hak Kami untuk mendapatkan pekerjaan! hidup yang layak! Uang-uangmu itu memang sudah selayaknya menjadi hak Kami, tapi bukan dengan cara itu Kami menerimanya.

Thanks to A Mild! Apa jadinya Indonesia tanpa (rokok) A Mild?

Iklan

5 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s