Tips Ngemil Bijak Wajib Dicoba Nih!!


Tips ngemil bijak ini rupanya akan meramaikan dunia perblogan Ibu-Ibu dari tanggal 23 Agustus sampai tanggal 12 September 2020. Selain karena IIDN sedang mengadakan lomba blog ini juga karena ini adalah salah satu topik yang selalu hot di kalangan perempuan, terutama ibu-ibu, termasuk saya. Habisnya bagaimana ya, camilan itu menjadi suatu yang identik dengan kita kaum perempuan.

Camilan di Mana-Mana

Tidak salah jika akhirnya jika camilan menjadi sesuatu yang wajib dibeli tiap kali pergi ke minimarket. Seperti sebuah kebutuhan yang harus terpenuhi. Bahkan seringkali kalap dengan berbagai snack terbaru yang selalu bermunculan hampir setiap bulan. Kalau belum coba itu rasanya seperti ada sesuatu yang hilang yang harus segera dipenuhi. Terutama camilan yang menjanjikan no calories, rendah gula, penuntas lapar tanpa merasa berasalah, dll.

Untuk anak juga sama, banyak sekali camilan baru setiap bulannya. Kadang saya sebagai ibunya mau tak mau harus ikut sibuk mencari camilan untuk anak-anak. Camilan yang dicari tentu yang bentuknya lucu-lucu, warna kemasannya menarik, kandungannya baik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Pastinya, camilan favorit anak-anak jangan sampai lupa yang sudah jelas anak-anak suka. Camilan manis, asin sudah ingat betul rasanya yang mana yang pasti disukai anak-anak.

Buat Camilan Sendiri

Belum lagi di rumahpun, ketika sudah tidak ada lagi camilan siap makan, saya sebagai ibu mau tidak mau juga harus berkreasi membuat camilan untuk keluarga. Tak jarang yang saya buat adalah camilan yang mengenyangkan. Harapannya ketika anak-anak saya tidak mau  makan, mereka memakan camilan itupun sudah cukup untuk memberi mereka energi dan cukup mengenyangkan. Itulah sebabnya, tepung terigu, tepung kanji, pop corn, mentega, krimer cair, meses, choco chips atau keju harus selalu ada di rumah.

Dari bahan-bahan itulah nantinya saya akan berkreasi untuk membuatkan camilan untuk anak-anak, dan kami sekeluarga pastinya. Mulai dari donat, bakpao, pizza, roti goreng, pie susu, pie buah, dan aneka ragam jenis pie lainnya. Cireng, cilok, kentang crispy, tahu crispy, pisang goreng, dan berbagai kreasi gorengan lainnya. Ternyata, semua itu adalah camilan favorit saya yang menular juga pada anak-anak.

Camilan Ibu ya Camilan Anaknya

tara de thouars

Jadi saat ikut Virtual Sharing Season Mondelez X IIDN dengan tema Tips dan Trik  #NgemilBijak dalam keluarga yang diadakan pada Sabtu malam, 22 Agustus 2020 lalu itu rasanya seperti ditampar dong. Ternyata…benar ya, kata psikolog klinis cantik Tara De Thouars bahwa anak-anak akan ngemil makanan yang sama dengan ibunya, karena kita sebagai modeling mereka. Tugas kitalah sebagai ibu untuk  menjaga dan mengatur asupan terbaik untuk anak-anak kita. Kita juga harus tega dan tidak memedulikan lingkungan sekitar. Dalam artian jangan takut dibilang pelit atau jahat jika kita mengontrol kebiasaan ngemil anak-anak.

Ngemil boleh dan butuh untuk memenuhi rasa lapar sebelum waktu makan, tapi tidak berlebihan. Hingga akhirnya saatnya anak makan mereka tidak mau makan karena sudah kenyang dengan camilan yang sudah mereka makan sebelumnya di sela jam makan mereka. Nah ini nih yang agak sulit. Apalagi saat camilan yang mereka makan adalah camilan favorit mereka.

Aha! Ini dia Tips #NgemilBijak yang Dinanti

Bahagianya saya ikut acara sharing ini karena tidak hanya diperlihatkan fakta-fakta yang membuka mata saya terhadap kebiasaan ngemil keluarga saja, tapi juga mendapatkan tips ngemil bijak yang sangat saya butuhkan. Tentunya dalam memperbaiki kebiasaan ngemil saya dan keluarga di rumah. Pasti Ibu-Ibu mau tahu juga kan. Oke ini dia tips nya ya, saya berikan penjelasan juga agar lebih mudah diaplikasikan tips nya nanti.

3 Tips Ngemil Bijak :
1. Kenali isyarat tubuh mengapa Anda ingin ngemil, misalnya apakah karena lapar ataukah perlu untuk mengembalikan mood.

Kadang ketika kita ingin ngemil bisa jadi diantara 2 ini penyebabnya. Bisa karena kita lapar tapi belum saatnya makan atau karena merasa perlu untuk mengembalikan mood. Boleh kok dan memang perlu. Kita tidak bisa mengatakan camilan tidak perlu karena fungsinya bisa memenuhi kedua kebutuhan tersebut. Hal ini juga yang akan membedakan porsi camilannya nanti, seberapa banyak yang kita butuhkan. Tentu camilan saat lapar porsinya akan lebih banyak daripada ketika kita ingin ngemil hanya untuk mood booster saja.

Kadang diantara jam makan ini kita seringkali merasakan lapar, perut kriuk kriuk, padahal belum lama makan. Apalagi anak-anak, baru aja selesai makan “Ada makanan atau minuman?” Kebiasaan si Sulung kalau baru selesai makan. Biasanya saya, terutama ayahnya anak-anak yang selalu bilang, makan dulu nanti baru ngemil. Jadi mungkin mereka makan sebagai bentuk formalitas, tidak kenyang tidak apa-apa yang penting makan dulu karena habis makan mereka bisa ngemil camilan yang mereka suka. Duh, dilema deh jadinya.

Mood booster, kalau saya biasanya cokelat. Entah itu cokelat batang atau seduh pokokya coklat. Alternatif lain yaitu makanan pedas. Nah temannya ini yang jadi bahaya biasanya karena kalau makan pedas cenderung jadi lebih nafsu makannya. Entah itu rasa pedas dari sambal ulek buatan sendiri, abon cabe, cabe kering atau hanya dari saos sambal botolan.

Rasanya ingin nambah terus, kecuali jika sudah terpuaskan dengan rasa pedasnya. Faktanya, rasa pedas ini selalu naik levelnya dari yang paling rendah, sedang, hingga paling tinggi. Dari pengalaman saya selama ini makan makanan pedas kondisi badan menjadi berkeringat seperti kita berolah raga. Itulah sebabnya konon makanan pedas juga membantu untuk untuk mengeluarkan hormon bahagia yaitu serotonin yang dapat membuat kita lebih siap menghadapi stress, depresi, kecemasan atau kemarahan.

Ternyata kita bisa mengerem ngemil ini jika kita bisa benar-benar mengenali isyarat tubuh kita. Untuk mengenali isyarat tubuh ini kita bisa melatih dengan kondisi tubuh yang relaks. Tarik nafas dalam, tahan, keluarkan pelan-pelan. Kenali perasaan ingin ngemil ini. Apakah tubuh kita memang benar-benar butuh atau hanya lapar mata saja. Karena kalau ternyata hanya lapar mata atau rasa kepengen saja maka kita sangat bisa mengurungkan niat kita untuk ngemil tadi.

Dalam hal ini yang saya garis bawahi dari pernyataan Mbk Tara De Thouars bahwa makanan apapun yang tidak sesuai kebutuhan, inilah yang akan membuat kita mengalami kelebihan berat badan. Oleh karena itu, berlatih untuk mengenali isyarat tubuh sangat bermanfaat untuk dilakukan dalam mengendalikan hasrat untuk ngemil kita dan keluarga.


2. Kemudian Anda bisa memilih apa camilan yang tepat berdasarkan isyarat tubuh tersebut, tentunya dengan memperhatikan porsi camilan dan waktu ketika Anda ngemil.

Jika sudah tahu bagaimana isyarat tubuh kita, apakah memang betul-betul butuh ngemil? Kalau jawabannya iya, maka langkah selanjutnya adalah memilih camilannya. Apakah beragam chips, snack-snack ringan buatan atau pabrikan, kue, roti, buah? Nah untuk ngemil bijak ini kita harus menjadi juri terbaik dalam memilih camilan yang mana yang kita butuhkan saat itu sesuai dengan isyarat tubuh kita dengan memerhatikan juga segi waktu. Misal ketika malam hari setelah makan malam, tengah malam kita belum tidur dan perut terasa lapar, memilih buah tentu lebih baik daripada chips.

Jika sudah tahu yang mana yang akan dipilih, maka kita juga bisa mempertimbangkan berapa porsi yang kita butuhkan untuk prosesi ngemil ini. Tentu disesuaikan dengan camilannya ya, seberapa mengenyangkan camilan ini, atau seberapa banyak kita membutuhkan camilan itu jika hanya sekadar untuk mood booster. Jadi selanjutnya ambil piring atau wadah apapun dan ambil camilan yang akan kita makan sesuai dengan porsi yang sudah kita tentukan tadi.

Jangan pernah ngemil dengan toplesnya atau dipegang dengan bungkusnya ya! Secara psikologi pasti kita ingin menghabiskan semuanya. Kecuali jika kemasannya memang sudah pas dengan porsi yang kita butuhkan saat itu. Misalnya 1 kemasan kecil krakers yang isinya hanya 3 keping biskuit saja. Untuk kue, potong dan pindahkan ke piring sesuai porsi yang memang kita butuhkan saat itu, jangan diambil 1 kotaknya. Teknik ini juga dapat membantu kita dalam ngemil bijak.


3. Perhatikan bagaimana Anda ngemil, dengan memaksimalkan semua indera Anda, karena Anda akan dapat mengenali isyarat tubuh, kapan harus berhenti ngemil.

Maksudnya, ketika kita sudah memilih makanan apa yang akan kita makan untuk memenuhi rasa lapar atau bahkan sekadar untuk mood booster tadi mengemilah dengan sepenuh hati dan jiwa. Makanlah dengan sadar, mindfull snacking istilahnya. Dimana kita benar-benar memanfaatkan seluruh indra kita mulai dari ketika kita memegang camilan yang akan kita makan sampai saat kita makan untuk benar-benar bisa menikmati camilan yang kita makan ini.

Mbak Tara mencontohkan dengan biskuat dari Mondelez saat acara. Teknik yang dilakukan untuk mindfull snacking ini yaitu mulai dari melihat kemasannya, kita perhatikan gambarnya warnanya, merasakan tekstur dari kemasanya sampai membuka snack tersebut. Setelah dibuka, cium aromanya, rasakah seperti apa harumnya sampai rasanya seolah sudah bisa kita bayangkan.

Langkah berikutnya yaitu memegang biskuitnya, lihat dan perhatikan bentuknya dengan seksama, ternyata ada gambarnya, ada coraknya. rasakan teksturnya. Tiap lekukan permukaan si biskuit tersebut. Selanjutnya gigit. Dengarkan bagaimana bunyi renyah ketika kita menggigit biskuit tersebut dari satu gigitan demi gigitan. Rasakan disemua indra pengecap kita hingga kita bisa merasakan manis, asam, asin atau gurihnya yang ada di biskuit ini.

Makanlah dengan rasa bahagia, nikmati, syukuri setiap gigitan yang kita kunyah sambil terus merasakan isyarat tubuh kita hingga bisa jadi porsi yang tadinya sudah kita siapkan sedemikian banyak tidak sampai kita habiskan karena kita sudah mengenali isyarat kenyang dari tubuh kita dengan teknik mindfull snacking ini.

Proses yang lama dari langkah demi langkah yang kita lakukan untuk ngemil bijak ini juga memakan banyak waktu. Dengan begitu, rasa kenyang juga lebih cepat kita rasakan. Otak kita juga akan segera mengirimkan signal kenyang dan akhirnya kita bisa menghentikan ngemil kita sesegera mungkin. Itu artinya porsi yang kita makan juga jadi lebih berkurang.

Kenali dengan Baik, Cinta atau Kasihan

Jangan lupa mom, kita juga harus mengenali yang mana cinta dan mana kasihan. Karena jika kita mencintai tubuh dan kesehatan kita maka kita bisa sangat selektif dalam memilih camilan juga menentukan seberapa banyak porsinya, dan berbagai pertimbangan lain. Tidak hanya untuk kita tapi juga semua keluarga. Karena walau bagaimanapun, kegiatan ngemil bersama juga penting dilakukan ntuk menguatkan kedekatan kita dan membangun memory bersama keluarga tercinta.

Nah, di sini tugas kitalah sebagai seorang Ibu yang bisa menjadi pengendali kebiasaan ngemil keluarga kita. Perlahan tapi pasti kita bisa mulai mengenalkan dan mengajak anak-anak kita dan suami untuk mulai melakukan kebiasaan ngemil bijak ini. Lakukan sendiri, ajak dan ajari anak-anak kita untuk juga melakukannya, pun dengan suami yang mempunyai kebiasaan ngemil juga. Sehingga ngemil mendapatkan porsi yang sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh. Dengan begitu tubuh bisa tetap sehat, berat badan juga terkntrol dengan baik karena kita makan atau ngemil sesuai dengan kebutuhan saja.

Dengan menanamkan kebiasaan ngemil bijak ini sejak dini maka akan menjadi kebiasaan hingga mereka dewasa nanti. Harapannya tentu anak-anak kita bisa mengalami tumbuh kembang yang baik tanpa harus mengalami kelebihan atau kekurangan berat badan. Badan mereka juga lebih sehat karena metabolisme tubuh berjalan dengan baik.

Anak-anak kita juga lebih pandai bersyukur mulai dari setiap makanan yang mereka makan setiap harinya. Tentu ini juga akan memberikan dampak yang baik untuk hidup mereka kelak. Nah kitalah sebagai ibu yang menjadi gawang keberhasilan dari menanamkan kebiasaan ngemil bijak ini. Semangat Mom, kita pasti bisa!! Mulai dari diri sendiri.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Ngemil Bijak yang diadakan oleh Ibu-Ibu Doyan Nulis



Trend Skip Care Jadikan Skin Care-an Lebih Efisien


Trend Skip Care di dunia kecantikan ternyata sangat menunjang produktifitas dan efisiensi ya. Terutama untuk ibu-ibu yang super duper sibuk. Full time mom, ibu bekerja atau Ibu bekerja di rumah sama-sama merasa diuntungkan dengan teknologi Skip care ini. Lega rasanya ketika step by step skin care bisa berkurang banyak. Dulu, saya menggunakan 5 langkah untuk ritual skin care pagi dan malam sebelum tidur. Sekarang Cukup 3 langkah saja dengan teknologi ini.

Tidak hanya efisien dari segi waktu tapi juga dari segi pengeluaran ya. Karena yang tadinya kita harus membeli 3 produk, sekarang cukup 1 produk saja dengan manfaat yang mewakili dan melingkupi manfaat lainnya. Dengan begitu nutrisi dan manfaat step-step yang dihilangkan tadi sudah dipenuhi oleh 1 produk berteknologi skip care ini.

Yuk kita langsung lihat beberapa contoh produk berteknologi Skip care ini ya. Pastinya dari yang saya punya dan sudah pernah saya gunakan ya. Jadi saya juga bisa sedikit memberikan review dari produk-produk ini. Siapa tahu juga bisa jadi referensi buat kamu yang sedang mencari skin care berteknologi skip care agar perawatan wajah tidak menjadi sebuah hal yang riweuh alias ribed ya.

Micelar Cleansing Water

Pernah coba mainin board mainan anak yang pakai magnet nggak? Nah, seperti ini kerjanya Micelar Cleansing Water dari Jafra. Molekul misel yang terkandung dalam Micelar water ini  bekerja seperti magnet dalam mengangkat sisa make up, debu dan kotoran yang masih menempel di wajah. Cara penggunaannya cukup diaplikasikan ke kapas khusus untuk wajah lalu bersihkan seliruh wajah dan leher. Sisa make up, kotoran dan debu bersih tanpa harus dibilas. Urusan membersihkan beres hanya dalam 1 menit saja, tidak usah basah-basahan dan kedinginan kena air malam-malam atau pagi-pagi.

Micellar Cleansing Water

Kandungannya lengkap dan bermanfaat untuk membersihkan wajah kita. 1 produk ini menggantikan fungsi make up remover, cleanser dan toner dalam 1 produk saja. Sehingga hanya dengan menggunakan micelar water ini kulit kita bersih, terbebas dari radikal bebas, kulit tetap lembab, dan pori-pori pun tersamarkan. Micelar water ini cocok untuk semua jenis kulit ya, termasuk untuk kamu yang memiliki kulit hiper sensitif.

Cleanse & Tones Wipes

Ini termasuk produk skip care favorit saya juga loh. Apalagi di perumahan ini sering banget berkendala dengan air. Mulai dari jet pump perum tertutup lumpur sampai rusak total, pulsa pompa habis, dan lain-lain. Pengalaman selama 2 tahun tinggal di sini. So, produk ini sangat bermanfaat karena bisa membantu mengurangi penggunaan air untuk cuci muka sehari 2 kali sehari, pagi dan malam hari sebelum tidur.

Cleansing and Tone Wipes

Kandungannya seperti produk jafra lainnya, tiada lain adalah bahan botanical yang berkhasiat. Pada Cleanse & Tone Wipes ini terdapat kandungan matcha dan air kelapa yang tidak hanya membersihkan, tapi juga menanangkan dan melembabkan. Itulah sebabnya, produk ini juga aman untuk digunakan semua jenis kulit termasuk kulit yang sensitif. Penggunaannya sangat praktis karena bentuknya seperti tisu basah, cukup kita keluarkan dari tempatnya dan langsung diaplikasikan untuk membersihkan wajah. Segar, tanpa perlu dibilas. Cocok juga ya untuk kamu yang kebetulan tinggal di daerah yang kondisi mineral air kurang bersahabat Ph nya untuk kulit.

Produk Jafra ini tidak dijual di market place ya karena sistem penjualannya direct selling ya. Jadi kalau kamu mau coba menggunakan produknya bisa order langsung ke Cantik Otomatis ya. Kenapa harus order di sini, karena dengan kamu membeli di konsultan resmi Jafra, kamu akan mendapatkan produk yang sudah pasti ori. Kamu juga bisa berkonsultasi kapan saja secara gratis untuk mendapatkan saran dan rekomendasi perawatan dan rangkaian produk yang kamu butuhkan untuk jenis kulit dan masalah kulit kamu. SKip care ini buat saya super efisien, jadi rekomended banget buat kamu yang punya sedikit waktu tapi kulit tetap terawat.***

Allea Udah Putus


Masa belajar di rumah aja yang berlangsung menjelang setengah tahun ini sudah mulai membuat anak-anaku bosan. Sebelumnya untungnya anak-anakku memang sudah paham betul bahwa masa pandemi ini mereka memang harus di rumah saja. Tidak boleh ke mana-mana dulu, bahkan untuk bermain di luar rumahpun tidak boleh.

Hanya orang dewasa saja yang boleh keluar rumah itupun hanya jika sangat penting saja. Informasi dari guru, media akan bagaimana berkembangnya virus covid-19 ini memang cukup wow. Bersyukurnya mereka paham akan hal itu, tentunya setelah diberi pnjelasan. Bulan pertama sampai ke-3 di rumah aja mereka terlihat Fun. Kakak beradik ini tidak ada pilihan lain selain berteman dan bermain berdua saja.

New normal diumumkan dan melihat situasi sekitar sudah mulai aman, ditambah lagi anak-anak sudah mulai bermain seperti sediakala akhirnya membuatku mulai membebaskan anak-anak untuk boleh main keluar. Dengan syarat menggunakan masker, tetap jaga jarak dan sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Terutama setiap mau keluar ata mau masuk ke rumah.

Beberapa hari ini anaku sering main dengan Ganesh, anak tetangga juga yang masih satu komplek. Karena Kakaknya sering main ke sini dengan Raqilla, Anak sulungku. Jadi adiknya main dengan Allea, anak bungsuku. Mereka berbeda 1 tahun, lebih muda Allea. Dalam beberapa jam saja mereka sudah akrab dan mau bermain bersama. Ganesh ini anak laki-laki ya, dia selalu ikut kemanapun kakaknya pergi. Jadi di mana ada Fira, Kakaknya, di situ ada Ganesh. Beda dengan anaku yang justru tidak mau kalau adiknya ikut bermain. Untungnya si bungsu tidak mudah menangis kalau tidak diajak main Kakaknya, seperti yang Ganesh lakukan bila tidak diajak main kakaknya.

Suatu siang tiba-tiba Allea masuk ke rumah. Duduk dengan lesu di kursi di ruang TV.

“Kenapa Dek?”

“Bosen” Katanya lunglai.

“Tumben kok nggak main sama Ganesh”

“Alle udah putus sama Ganesh”

Allea udah Putus

Aku dan si sulung berpandangan dan tertawa mengekeh.

“Emang kapan jadiannya, kok udah putus lagi?” Tanya Kakaknya sambil terkekeh.

Allea masih lunglai sambil menjawab sambil mengangkat kedua tangan dan bahunya ke atas bak orang dewasa yang memberi isyarat kalau yang terjadi di luar kendalinya.

“Emang putus tuh apa sih dek?” Tanyaku

“Ganesh nggak mau main sama Allea lagi, udah nggak mau deket-deket sama Allea lagi.”

Owwwh…..gituuu….

Aku dan kakaknya terkekeh geli.

“Oh, jadi Allea tuh udah nggak sahabatan lagi ya sama Ganesh?, jadi putus persahabatan gitu ya?

“Iya”

Hmm baiklah…Emaknya sambil mikir, dari mana ni anak dapet kosakata “putus” ini…Mikirrr….***

Makna Tahun Baru Hijriah Versi Saya


Hari ini tepat hari pertama di tahun 1442 Hijriah ya. Bismiilah, hari pertama kalinya lagi saya menulis di sini. Blog pertama, blog yang membawa saya pada pengalaman-pengalaman menulis yang lain. Blog yang menjadi awal keberanian saya untuk menulis dan membagikannya kepada dunia. Ah, klise yah…Tapi memang benar, menulis butuh keberanian.

Beranin dikomentari, berani dikritik atau bahkan dihujat. Serem yah..Tapi semoga Netizen yang nyangkut di blog saya ini hanya netizen yang budiman saja. Netizen yang baik ahlaknya, jadi tidak memberikan kritik pedas sepedas cabe rawit atau cabe setan. Oh My God…Pedes banget loh itu.

Bukan apa-apa, saya termasuk penulis yang masih suka baper. Padahal jujur aja, saya sendiri termasuk penulis yang suka pedes juga kalau mengungkapkan isi hati. Pedes gaes…tajam, setajam silet kalau ada sesuatu yang nyangkut di hati saya atau yang tidak sejalan dengan pikiran saya. Pasti lagi bayangin Kak Feny Rose ya dengan acara infotainment yang nge-Hits banget pada jamannya itu.

Tapi tak apalah, sama seperti kehidupan yang juga penuh dengan berbagai proses. Suka atau duka harus tetap dijalani. Begitupun dalam menulis ada naik, ada turun. Tapi bener sih, kita enggak akan bisa lari dari passion kita. kemanapun kita melangkah ujung-ujungnya balik lagi deh ke passion kita. Dan saya tahu, di sini lah saya. Inilah diri saya yang sebenarnya.

Asyik sendiri dengan saya, dan kamu, yang saat ini sedang membaca tulisan saya. Sedang bersama-sama saya untuk menyelami pikiran dan hati saya. Mengarungi samudera pikiran saya yang sesekali melompat ke masa lalu, sesekali melompat ke masa yang akan datang walau sebatas baru mengangankan. Ah, semoga yang baik-baik saja yah. Karena tidak akan ada seorangpun yang ingin masa depan yang buruk.

Saya ingat, pertama kali saya memutuskan untuk berhijab itu juga tahun baru hijriah. Saya lupa tepatnya tahun berapa. Kemungkinan waktu anak saya yang pertama belum 1 tahun. Dan hari ini, tahun baru lagi, walaupun sudah terlewat bertahun-tahun. Saya meyakinkian diri sendiri untuk kembali menulis. Ah, semoga kali ini setelah kembali nggak akan pergi lagi ya tau bahkan melupakan. Karena di dalam lubuk hati saya, saya nggak bisa berhenti menulis, karena itu mimpi saya.

3 naskah sudah saya selesaikan awal tahun 2020, sebelum Covid-19 melanda. Walaupun belum jelas gimana fee nya. Ya sudah lah. Anggap itu pemanasan ya biar saya terbiasa lagi merangkai kata. Lanjut lagi dengan konsistensi saya di Medsos untuk bisa men-shara apapun itu yang bermanfaat untuk teman-teman saya di Medsos. Sayapun kembali lagi ke grup penulis yang juga mempunyai andil besar dalam dunia kepenulisan saya.

Lanjut lagi dengan kejar tayang blog jualan saya yang juga sudah lama tidak tersentuh. dan akhirnya. Hari ini sampai juga ke sini setelah kesulitan untuk log in karena email saya yang yahoo juga udah nggak pernah saya buka dan dinonaktifkan yahoo. Kalau dipikir-pikir ya, beberapa bulan ini seperti sebuah proses untuk mengumpulkan keberanian saya untuk menulis lagi di sini. Ternyata saya harus kemana-mana dulu untuk sampai di sini. Luar biasa.

Semoga kali ini Blog saya bisa lebih bermanfaat untuk semua pembaca setia saya. Bisa lebih rajin ya postingnya dan yang pasti semakin banyak juga pengikutnya. Biar tambah semangat nulisnya. Semoga kamu juga jadi makin betah berlama-lama di sini ya. Baca postingan-postingan saya yang dulu atau yang terbaru dong ya. Aamiin YRA. Inilah makna tahun baru hijriah 1442H untuk saya. Kamu gimana?***

Mudik yang Singkat


Sampai di Bandung tanggal 9 Juli 2016 dini hari, pulang lagi tanggal 13 Juli 2016 pagi. Mudik yang singkat memang. Tapi saya bersyukur karena masih bisa mudik dengan segala keterbatasan yang ada. Mulai dari waktu materi, sikon, dll. Untungnya pulang pergi lancar tidak sempat mengalami macetnya mudik yang kerap kali dirasakan para pemudik.

Bahkan tadinya saya sudah hampir merelakan untuk melupakan keinginan pulang ke kampung halaman yang nyatanya kota itu. Sudah mencoba mengikhlaskan untuk tidak pulang kampung lebaran tahun ini. E tapi… kemungkinan itu datang. Sang Suami menawarkan tawaran yang sulit untuk ditolak hingga akhirnya kesampaian juga melepas kangen sama keluarga di Bandung.

Walaupun tidak semua tapi cukup mewakili dan memberikan saya hangat yang sudah lama tidak saya rasakan bersama keluarga. Ya, hampir 2 tahun tinggal di kota yang asing untuk saya bukanlah perkara mudah. Mungkin akan menjadi 3 tahun karena si sulung sudah masuk sekolah di sini. Entah untuk satu tahun ke depan atau bahkan hingga lulus nanti. Ah…hanya Tuhan yang tahu.

Rencana pindah untuk bisa berkumpul dengan suami memang ada, tapi entah kapan akan terealisasi. Istri mana sih yang menolak untuk bisa berkumpul bersama suaminya? Lengkap dengan anak-anaknya dalam sebuah rumah. Apalagi rumah itu adalah rumah milik sendiri. Bisa jadi itu merupakan impian semua istri termasuk saya.

Sekarang biarkan saya dan suami mencoba merajut kembali mimpi kami. Satu per satu usaha kami lakukan untuk sampai di tujuan itu. Berkihtiar dengan cara kami masing-masing. Suami dengan pekerjaannya dan saya dengan pekerjaan saya. Pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah dengan diri sendiri sebagai bosnya. Jadi saya tahu betul bahwa berhasil tidaknya pekerjaan ini akan sangat tergantung pada sekeras apa usaha yang saya lakukan.

Ada setitik keraguan, tapi saya tidak akan tahu saya bisa menjalaninya jika saya tidak mencobanya. Seperti biasa, mencoba menaklukan tantangan dengan mengerjakan hal baru yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. “Lapak” sudah dibeli. Mulai besok dan seterusnya saya HARUS mengisinya dengan tulisan saya. Satu per satu. Dan kali ini saya akan mencoba untuk konsisten demi mimpi yang tak terbeli tanpa usaha. Bismillah…Doakan saya berhasil ya. Kalau saya berhasil dengan “Lapak” baru itu insya allah ceritanya akan saya bagi lagi di sini.

Ya, salah satu pekerjaan dengan penghasilan tak terbatas. Banyak orang yang sudah berhasil menjalani bisnis ini. Mereka bisa, kenapa saya tidak? Enggak nyambung sih ya dari judul…Tapi ya begitulah tulisan yang sebenarnya. Mengalir seperti air. Karena tulisan ini bukan tulisan komersil seperti yang biasa saya buat untuk klien-klien saya. Hehehe…Saya tahu, ketika semangat meredup kadang cara ini yang dapat membangkitkan semangat itu kembali.

Kesibukan Baruku


Gaya amat ya IRT sibuk.. hehehe ya begitulah. Allah itu memang udah ngatur setiap waktu yang harus saya lewati. Walaupun suami saya enggak pernah nyuruh saya kerja atau cari uang sebagai Istri yang terbiasa memiliki penghasilan sendiri tentu merasa ada yang kurang ketika tidak mendapatkan penghasilan sedikitpun dari apa yang saya lakukan. Apalagi saya merasa bertanggung jawab terhadap diri sendiri karena saya ingin ilmu yang saya dapatkan masih ada yang bisa terus saya manfaatkan dalam hidup saya.

Ya, setidaknya itulah yang saya lakukan saat ini. Mencoba mengambil setiap kesempatan yang datang sebagai ikhtiar saya untuk menjemput rezeki. Sepi di bisnis On Line saya selala setia dengan pekerjaan menulis saya. Sepi di nulis tambah rajin negblognya 😀 Tapi enggak mesti  ya… kalau tetiba saya ingin posting ya, posting. Seperti sekarang ini. Padahal masih ada 7 artikel yang harus saya kerjakan. Hehe

Lah terus kesibukan barunya apa? Akhir-akhir ini saya disibukan dengan mainan baru saya. Bermula dari keinginan saya untuk memiliki guru yang bener untuk membantu saya belajar internet marketing akhirnya saya berjodoh dengan kesibukan baru ini. Setelah tawaran sebelumnya yang membutuhkan saya mengeluarkan uang yang cukup besar. ya.. sejuta bukan uang yang kecil untuk saya. Walaupun pada kenyataannya saya juga terpaksa merelakan uang sejuta saya karena harus mengundurkan diri ambil KPR karena suami meminta saya dan anak-anak untuk pindah ke kota lain.

bisnis jafra

Akhirnya dengan Pendaftaram membership Jafra Rp299.000,-  saya memulai kiprah saya sebagai aktifis MLM. Impian saya sejak lama yang akhirnya saya mulai juga. Awalnya memang bukan karena kosmetiknya tapi karena Internet marketingnya. Walaupun akhirnya saya juga mencoba menggunakan produknya yang memang oke banget itu. Soalnya yang udah sukses di bisnis ini juga kulitnya tuh kinclong-kinclong gitu. Wajah mereka cerah dengan kulit yang sehat dan cantik tentunya.

Ya gimana enggak gitu, penghasilan mereka aja udah puluhan juta dari bisnis ini. Tinggal pake produknya dan rasain nikmatnya jerih payah mereka membangun bisnis MLM mereka dari modal yang sama 299.000. Nah, akhirnya saya ikutan deh bisnis ini. Sekarang saya masih merintis, mencoba belajar banyak hal untuk bisa maksimal mendapatkan yang saya inginkan dari bisnis ini. Sepertinya Allah memang selalu tahu apa yang ada di hati saya. Buktinya, setiap yang saya inginkan dalam hati saya selalu diberi jalan untuk mewijudkannya.

Akhirnya sayapun memantapkan hati untuk serius menjalankannya. Tantangannya cukup berat.  Tapi saya yakin, insya Allah bisa. Doakan saya ya teman… Biar bisa segera SC3 dan bisa mencapai Poin grup yang disyaratkan untuk mendapatkan cash money sejuta. Hehehe..

Penasaran dengan bisnis saya? Sekarang saya menjadi konsultan independen Jafra di Pekalongan. Tertarik ikut bisnis ini biar kita bisa kaya bareng-bareng? Belajar internet marketing bareng-bareng senilai 1,5Juta yang GRATIS bereng saya. Boleh daftar member ke saya juga ya. Soalnya hanya lewat jaringan saya yang bisa dapet FREE Internet marketing class nya di grup FB rahasia.

Tertarik banget atau tertarik aja? Boleh kontak saya di SMS/Wa: 085220206238
BBM:5EBF1E57 untuk Join member, Konsultasi atau Order produk Jafra yang cetar membahana itu. Sekian curhat saya kali ini gaes. Saatnya kerjain PR saya lagi.

Berusaha untuk Menaklukan Tantangan


Berusaha untuk menaklukan tantangan. Itulah yang sedang saya lakukan saat ini. Berdoa untuk dibukakak pintu rezeki untuk membeli banyak keinginan yang selayaknya menjadi kebutuhan. Lalu…Pintu rezeki itu telah Allah bukakan dengan memberi saya kesempatan untuk bisa mendapatken rezeki secara teratur setiap bulannya dengan penghasilan tetap.

Jumlah yang saat ini saya rasa begitu besar mengingat penghasilan pribadi yang benar-benar terasa menurun begitu drastis beberapa bulan belakangan ini. Mendapat penghasilan bulanan tetap setidaknya membuat harapan saya kembali bersemi untuk bisa menutup sedikit demi sedikit lubang yang telanjur saya buat karena keadaan ekonomi yang terasa agak carut marut.

Dan ternyata untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan itu tidaklah mudah. Saya harus bekerja lebih keras dari biasanya. Harus memaksimalkan waktu yang tersisa sedemikan mungkin untuk bisa menyelesaikan pekerjaan itu dengan baik. Setidaknya untuk menepati tenggat waktu yang telah ditentukan.

Seberapa banyak artikel yang saya buat tentang management waktu nyatanya tidak bisa membuat saya jauh lebih pandai dari orang kebanyakan untuk bisa mengatur waktu. Menjadi ibu rumah tangga dengan 2 anak, yang satu masih TK dan yang satu belum bisa merangkak cukup menyita banyak waktu dan kesabaran serta emosi yang luar biasa. Apalagi tanpa suami karena saya termasuk salah satu istri dengan suami weekend yang hanya ada di akhir pekan atau tanggal merah saja. Ini benar-benar tantangan yang cukup luar biasa untuk saya.

Siang hari harus berjibaku dengan tektek bengek yang seyogyanya saya lakukan sebagai ibu, sebagai menantu, sebagai sopir, dan peranan lainnya. Malam harinya saya harus berjibaku dengan pekerjaan saya. Pekerjaan yang bisa saya lakukan dengan baik pada malam hari. Waktu yang minimal dengan berbagai gangguan hingga membuat saya bisa lebih fokus menyelesaikan satu demi satu tugas yang telah diberikan pada saya. Sebagai salah satu kewajiban yang saya jalankan untuk menjemput rezeki yang telah Allah berikan untuk saya.

Tentu semua itu tidak bisa selalu mulus sesuai dengan harapan. Anak sakit, anak rewel, ketiduran karena ng-ASI, dll yang membuat pekerjaan tersebut menjadi tertunfa untuk diselesaikan. Apalagi ketika tenggat waktu akan segera tiba. Wih….seru rasanya. Seperti sedang memainkan sebuah permainan yang memacu adrenalin. Antara ingin menangis, rasa tak sabar ingin segera selesai, tapi juga ingin melakukan semuanya dengan baik, takut tidak bisa menepati tenggat waktu dan berbagai perasaan lainnya. Rasanya nikmat tiada tara.

Ah, saatnya kembali pada tugas…. Doakan saya agar semua yang saya lakukan ini menjadi ibadah untuk saya. Menjadi rezeki yang berkah untuk saya dan keluarga. Semoga semuanya lancar walaupun banyak rintangan yang datang dan pergi. Saya harus bisa! Saya harus bisa menyelesaikan apa yang telah Allah berikan kepada saya dengan baik. Menyelesaikan tugas yang sudah terlanjur saya terima dengan sedikit nekad karena artinya saya harus siap jungkir balik untuk mengerjakannya. Semoga semua lancar, bismillah…

 

Mual dengan Berita Trend


Saya tipe orang yang membaca sesuai dengan kebutuhan. Ketika merasa tidak penting, tidak menarik hati atau tidak saya butuhkan saya memilih untuk Skip. Nah, yang menjadi masalah adalah ketika saya ditugaskan untuk menuliskan berita yang trend saat ini. Saya harus buka mata, buka telinga dengan semua berita trend. Masalahnya lagi, entah saya yang kebetulan ngeliatnya berita-berita itu terus atau gimana ya… Saipul jamiel lagi, indra bekti, Mirna, LGBT, dan semacamnya.

Beberapa artikel masih oke lah…saya bisa tuliskan sembari menjawab rasa penasaran saya tentang kaum yang menjadikan pelangi sebagai simbol keberadaan mereka. Tapi lama-lama mual juga dengan semua berita-berita itu. Percayalah, semua ini hanya pintar-pintarnya media saja menggiring kita untuk membaca berita seputar itu-itu saja.

Sepertinya banyak berita penting lain yang layak untuk diberitakan daripada ngomongin mereka. Semakin diberitakan ya semakin eksis lah mereka. Sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Bukankah ketika saya turut serta menuliskan tentang tema ini saya juga menjadi salah satu yang berperan dalam meng-eksiskan mereka?

O.M.G… kalau kaya gini saya mending enggak nyari referensi dari situs-situs besar yang katanya pusat berita trend di Indonesia. Baiklah…Lanjut googling karena saya janji malam ini akan posting berta trend terbaru minimal  5 postingan ya, wiww… Nulis apa ya? Hmmm…

Pencapain essanovia.wordpress.com di Tahun 2015


Sebetulnya ini memang bukan pencapaian yang wow untuk sebuah blog. Sudah pasti banyak yang jauh hebat dari saya. Tapi buat saya, ini sebuah pencapaian yang patut disyukuri. Akhirnya, saya tahu bahwa blog ini tidak sekadar hadir untuk diri saya sendiri, tapi juga untuk orang lain. Ya, untuk kalian pembaca setia blog saya. Terima kasih. 🙂

WP 2015

15.747 Visitor buat saya sudah Wow. Secara postingan ga konsisten, engga rajin share setiap postingan, kalau Blog walking kadang jarang comment karena seringnya pake HP jadul yang memang sudah tidak berjalan sebagaimana mestinya. Saya juga seringkali posting sesuka saya tanpa berpegangan pada prinsip SEO seperti artikel-artikel buatan saya yang lain yang tiada lain adalah pesanan klien, dll yang merupakan dosa para blogging pada umumnya… hehe.

Nah, ajaibnya…ada beberapa postingan yang walaupun tidak saya buat dengan prinsip SEO tapi justru dengan suka cita dan penuh semangat membara justru berada di top 3 postingan yang paling banyak pembacanya. Ternyata ini lebih penting dari sekadar SEO. Atau bisa jadi membuat penulisannya justru ter-SEO secara alami. Ah entahlah, tapi senang sekali ketika kata kunci tersebut berada pada page 1 pencarian google. View.JPG

8.858 orang sudah membaca salah satu postingan saya dengan judul “Ini Loh Resep Seblak Asli”. Mungkin karena seblak juga memang selalu happening ya dalam beberapa tahun terakhir ini. Jadi banyak orang yang penasaran dengan resep seblak dan ingin membuat seblak sendiri. Juara 2 nya artikel yang berjudul “Keep Fighting” dengan total viewer 2.712. Cukup jauh sih ya perbedaannya dengan yang tadi, tapi ternyata kata-kata sakti ini juga mengundang banyak orang yang penasaran dengan kata-kata ini. Untuk yang lainnya bisa dilihat di situ ya.

visitorPembacanya udah pasti sebagian besar orang Indonesia sebanyak 8.016 viewer. peringkat ke-2 dari US dengan 5.554 viewer. Mereka nemu sesuatu enggak ya kira-kira di mari? Tapi dari sekian banyak postingan saya yakin pasti mereka mendapat sesuatu dari salah satu atau beberapa postingan. semoga.

Beberapa postingan di blog ini ada beberapa artikel yang saya ikutkan lomba. Mulai dari kontes SEO, GA atau lomba menulis. Nah, untuk yang ini..haduh malu banget. Saya enggak pernah menang lomba. Mungkin, karena tulisannya memang tidak sesuai dengan selera juri, kurang berkualitas, dll… Artinya banyak kekurangan  yang harus dibenahi. Ok, next lebih diseriusin lagi khusus untuk yang satu ini. Hehe…

Dan, sayangnya saya seringkali patah semangat tiap kali kalah dalam berbagai kontes dan GA ini. Hiks… jadinya males ikuta GA, kontes, lomba, dll…lagi. Padahal keinginan untuk menang masih menggebu-gebu. Lah gimana mau menang kalau enggak ikutan ya? 😀 Oke deh, bersiap berburu info lomba dan GA lagi. Mudah-mudahan banyak yang temanya cocok dan ada waktu juga untuk ikutan. Soalnya akhir-akhir ini seringkali tidak cukup waktu untuk khusus membuat artikel untuk ikutan lomba-lomba ini. Saya lebih ngejar yang pasti-pasti aja dulu dapet bayarannya…hehe. #kumat Masalahnya menulis kini menjadi pencaharian pokok saya karena olshop nya sepi.

Itu dia pencapaian blog ini tahun 2015. Nah, sekarang udah 2016. Harapannya tentu tahun ini saya HARUS dapet sesuatu dari BLOG http://www.essanovia.wordpress.com ini. Apapun itu. Saya juga masih berusaha untuk bisa konsisten posting. Walaupun enggak tiap hari, minimal setiap minggu ada yang baru di blog ini. . Bismillah.

 

 

 

 

 

Blogging Itu Perjuangan


Blogging adalah salah satu bentuk perjuangan yang dilakukan seorang blogger. Posting artikel setiap hari 1 itu ternyata tidak mudah. Hah Heh Hoh…Istilahnya klo kata saya mah. Hehe…

 

Tapi saya tetap mencoba berjuang agar bisa memenuhi target pribadi saya itu. Namanya juga usaha. Tidak apalah berdarah-darah di awal. Siapa tahu bisa menuai hasil yang manis di kemudian hari. Untuk Blog yang baru saja lahir ini. Blog yang isinya Cinta melulu.

 

Ya, tadinya saya pikir cinta adalah tema yang paling mudah untuk dijadikan bahan tulisan. Tapi pada kenyataannya tidak juga. Tetap diperlukan banyak pemikiran dan menguras otak. Termasuk semua teori dan fakta-fakta seputar cinta ini. Aih!!

 

Jadi seiring perjalanan, ternyata menulis itu tidak cukup dengan cuap-cuap enggak jelas. Selalu harus ada ‘pesan’ yang ingin disampaikan lewat tulisan itu. Walaupun misalnya pesannya hanya ‘Kesetiaan itu harus di jaga’ atau ‘Cinta itu harus mau berkorban’. That’s all.

 

Berharap isi postingan tidak hanya membuat orang membaca tapi juga  mengajak mereka berpikir dan berdiskusi dengan diri sendiri tentang apa yang saya tuliskan dalam postingan tersebut. Jadi jangan pernah menyepelekan profesi seorang penulis ya. Seringan apapun topik yang ingin mereka sampaikan, penulis yang baik tetap berdiskusi alot dengan otak dan perasaannya.

 

Hingga akhirnya, hasil tulisan yang berupa postingan demi postingan tidak hanya enak dibaca tapi juga memberi makna. Sekalipun ia mengambil dari sumber bacaan lain. Dia tetap melakukan seleksi dan berusaha mengemas apa yang ingin ia sampaikan dengan caranya sendiri. Beda lagi sama yang suka posting copy paste aja ya!

 

Saya memang masih belum tahu bisa atau tidak nantinya menuai hasil seperti yang saya harapkan. Tapi, sejauh ini mencoba untuk tetap berusaha untuk bisa. Mencoba membangun blog yang semoga seiring dengan perjalanannya juga tidak hanya bermanfaat bagi saya pribadi tapi juga bagi semua orang yang membaca blog saya itu.

 

Memberi manfaat tidak selalu harus membuat pembaca berpikir keras, tapi jugaberpikir mudah dan praktis. Bahkan tanpa berpikir ia sudah bisa mencerna apa isi pesan yang ingin saya sampaikan di dalam setiap postingan yang saya buat. Itulah prosesnya yang paling penting dalam perjalanan sebuah blog.

 

Semoga perjalanan yang akan dilalui selalu dapat terlewati dengan baik. Terutama dalam mengorbankan beberapa menit untuk menulis dan melahirkan sebuah postingan. Setiap hari…Bahkan jika ada hari yang bolong terlewat karena kesibukan dan lain hal. Saya dapat segera menambalnya di hari lain. Ah, saya tahu memang tidak mudah untuk blogging setiap hari. Tapi saya akan tetap mencobanya. Doakan saya bisa! 😉